
Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola kurikulum, dan daya saing di kancah internasional, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo melaksanakan kunjungan benchmarking internasional ke Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM). Kegiatan strategis ini berlangsung selama empat hari, tepatnya pada tanggal 13–16 Januari 2023.
Sinergi Antar-Institusi di Lantai Chancellery.

Sebagaimana terekam dalam dokumentasi bersama di ruang Chancellery UTHM, delegasi dari Fakultas Syari’ah IAIRM Ngabar disambut dengan hangat dan penuh rasa hormat oleh jajaran civitas akademika UTHM. Pertemuan formal yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini menjadi ruang diskusi yang produktif bagi kedua belah pihak.
Spanduk berlatar belakang peta dunia dengan jargon utama “UTHM Produces Professionals” (yang melatari pertemuan tersebut menegaskan visi bersama untuk mencetak lulusan yang ahli, berintegritas, dan mampu bersaing secara global—sebuah misi yang juga selaras dengan target pengembangan prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIRM Ngabar.
Fokus Eksplorasi dan Hasil Kegiatan
Selama masa kunjungan, agenda difokuskan pada beberapa poin krusial, di antaranya:
Pengembangan Kurikulum Berbasis Global: Menyelaraskan struktur kurikulum Hukum Ekonomi Syariah dengan tren integrasi ilmu syariah dan sains/teknologi yang diterapkan di Malaysia.
Penguatan Tata Kelola (Governance): Mempelajari sistem penjaminan mutu akademik dan manajemen program studi yang diterapkan oleh UTHM sebagai universitas terkemuka.
Inisiasi Kolaborasi Strategis: Penjajakan peluang kerja sama jangka panjang di bidang penelitian bersama (joint research), publikasi ilmiah internasional, serta potensi pertukaran dosen dan mahasiswa (academic exchange).
Menuju Fakultas Syari’ah yang Kompetitif
Melalui kegiatan benchmarking ini, Fakultas Syari’ah IAIRM Ngabar berkompetisi untuk membawa pulang berbagai perspektif baru dan praktik terbaik (best practices) yang dapat langsung diadaptasi. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen program studi Hukum Ekonomi Syariah dalam merespons tantangan zaman, memperkuat akreditasi institusi, serta memastikan para lulusannya siap menjadi profesional yang berkontribusi aktif dalam ekosistem ekonomi digital dan hukum syariah, baik di tingkat nasional maupun internasional.




