SEKILAS INFO
: - Minggu, 20-10-2019
  • 3 minggu yang lalu / Seminar Parenting akan dilaksanakan besuk pada hari rabu, 21 Oktober 2019 bertempat di gedung Auditorium PP. Wali Songo Ngabar Ponorogo

SEJARAH IAIRM

Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo didirikan pada tanggal 21 Juli 1988, yang bertepatan dengan tanggal 6 Dzulhijjah 1408 H. merupakan kelengkapan dari lembaga-lembaga pendidikan yang telah ada sebelumnya.

Semula perguruan tinggi ini bernama Jami’ah Wali Songo Al-Islamiyah, kemudian dalam proses operasionalnya, ketua Kopertais Wilayah IV Surabaya menyarankan agar sebaiknya nama tersebut diganti dengan yang lain, mengingat nama tersebut telah digunakan oleh IAIN Wali Songo Semarang. Maka pada tanggal 13 Oktober 1988, pimpinan pondok secara resmi mengubah nama tersebut menjadi Jami’ah Riyadlotul Mujahidin Al-Islamiyah.

Adapun yang melatarbelakangi lahirnya perguruan tinggi di Pondok Pesantren Wali Songo ini antara lain :

  1. Amanat wakif dalam mewakafkan Pondok Pesantren ini menjadi milik dan tanggung jawab umat Islam pada tanggal 6 Juli 1980, agar Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, menyelenggarakan pendidikan Islam dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi.
  2. Perkembangan dan kebutuhan pesantren ini sangat mendesak untuk segera dibukanya perguruan tinggi, mengingat semakin berkembangnya lembaga pendidikan yang ada di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, baik Tarbiyatul Mu’allimin maupun Tarbiyatul Mu’allimat yang rata-rata setiap tahun ajaran memiliki 47 kelas, memerlukan tenaga edukatif yang berkualitas, penuh pengabdian dan dedikasi serta dapat memahami dan menghayati sunnah-sunnah pondok. Begitu pula alumni Tarbiyatul Mu’allimin dan Tarbiyatul Mu’allimat rata-rata setiap tahun berjumlah kurang lebih 250 siswa, sangat memerlukan pendidikan tinggi sebagai anjutan belajar dari pendidikan menengah.
  3. Tuntutan pengembangan khususnya pengembangan di bidang agama, di mana santri yang datang dari segenap penjuru tanah air ini memerlukan kader-kader daerah di bidang mental-spiritual dan perlu mendapatkan bekal keagamaan yang memadai untuk melaksanakan tugas yang sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Dalam perencanaannya,  Jami’ah Riyadlotul Mujahidin Al-Islamiyah berbentuk Institut dengan dua fakultas yaitu Fakultas Dakwah dan Fakultas Syari’ah. Akan tetapi menurut peraturan yang ada dua fakultas tersebut belum memenuhi syarat untuk dibentuk institut, maka pada saat itu berdirilah dua fakultas dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah.

Setelah berjalan dua semester maka dibukalah satu fakultas lagi yaitu Fakultas Tarbiyah. Tepatnya pada tanggal 21 Juli 1989. dengan demikian Jami’ah Riyadlotul Mujahidin Al-Islamiyah memiliki tiga fakultas : Dakwah, Syari’ah, Tarbiyah. Dan Alhamdulillah ketiga fakultas tersebut sudah mendapat status terdaftar, untuk Fakultas Syari’ah dan Fakultas Dakwah dengan SK. No. 78 tahun 1990, sedangkan untuk Fakultas Tarbiyah dengan SK. No. 281 tahun 1990. kemudian dengan segala kemampuan yang ada pada tahun 1996 Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) dapat meningkatkan status menjadi diakui dengan SK. Menag RI NO. 43 tahun 1996., Kemudian dengan segala tenaga dan upaya IAI. Riyadlotul Mujahidin mendapat status dari BAN PT Status Disamakan Dirjen Binbaga Islam RI : E/16/2000, Perpanjangan Status Disamakan : Dirjen Bagais Departemen Agama RI Nomor Dj. II./165/2005 , Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor, Dj.I/786/2010 dan Akreditasi Pertama  berdasarkan SK Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor 04183/Ak-I-III-021/ARMPAI/VIII/ 2000, dan Akreditasi berikutnya   berdasarkan SK BAN-PT Nomor 016/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008, dan terakreditasi tahun 2015 : Terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ( BAN-PT) dengan nomor : 932/SK/BAN-PT/Akred/PT/VIII/2015, serta ijin operasional dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor : 6425 Tahun 2015

Sehubungan dengan adanya perubahan dan penyempurnaan sistem  penyelenggaraan pendidikan tinggi secara nasional, maka Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) dengan memperhatikan keputusan menteri Agama RI No.   tahun 1998, maka menyelenggarakan sistem  pendidikan dengan program strata satu (S.1), maka dengan berlakunya program ini, secara implicit memakai sistem  kredit semester (SKS) sebagai pengganti dari sistem  lama, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Adapun masalah yang berhubungan dengan akademik Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) ini merupakan program utama, di samping program lain harus seimbang dengan program akademis, maka langkah-langkah lain yang telah ditempun antara lain :

  1. Pembenahan perpustakaan. Hal ini berkaitan erat dengan usaha untuk menumbuhkan kehidupan ilmiah di lingkungan kampus Isntitut Agama Islam Riyadlotul  Mujahidin (IAIRM). Begitu pula penambahan buku dan penyempur naan ruangan terus menerus diupayakan.
  2. Adanya kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dengan bentuk mendatangkan dosen-dosen ahli, dengan harapan mempertahankan dan mensejajarkan mutu ilmiahnya.
  3. Adanya kerja sama dengan instansi-instansi dan jawatan dalam rangka pelaksanaan praktikum bagi mahasiswanya sesuai dengan fakultasnya. Dengan kemajuan yang telah dicapai dua tahun terakhir ini telah menimbulkan kepercayaan pemerintah tingkat II dan masyarakat Ponorogo khususnya dengan maraknya aktivitas yang ada di kampus ini berupa kegiatan-kegiatan ilmiah dengan jalan mendatangkan pakar-pakar sesuai dengan bidangnya, seperti : seminar, dialog, diskusi panel, kursus-kursus dan lain-lain.
  4. Pembentukan Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) ini adalah merupakan lembaga penelitian yang dalam praktek penelitiannya banyak melibatkan para mahasiswa sebagai sarana menerapkan ilmunya untuk menuju terbentuknya calon sarjana yang menhadi peneliti yang baik, sehingga hasil dari penelitiannya tersebut dapat disumbangkan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat.

VISI DAN MISI

VISI

Menjadi lembaga pendidikan tinggi Agama Islam yang berjiwa pesantren yang mencetak sarjana muslim yang komprehensip”.

MISI

  1. Melaksanakan dan mempertahankan sistem Perguruan Tinggi Pesantren.
  2. Melaksanakan  pendidikan  ilmiah modern yang bertumpu pada akhlak karimah.
  3. Mencetak sarjana muslim yang mampu melakukan penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan  pengabdian pada masyarakat.

Video Terbaru

HTML

Data Kampus

IAI. Riyadlatul Mujahidin Ngabar Ponorogo

NPSN : 347446868

Jl. Sunan Kalijaga, Dusun I, Ngabar
KEC. SIMAN
KAB. PONOROGO
PROV. JAWA TIMUR
KODE POS 63471
TELEPON (0352) 311785
FAX (0352) 311785
EMAIL [email protected]